Tunas-Tunas Mulia
Tunas-tunas mulia itu tumbuh dari dalam benih-benih kebaikan dan memancarkan pesona keutamaan. Tunas-tunas itu bernama zuhud.
Zuhud bukanlah rendah hina. Zuhud
tidak ditampakan, kerana jika tuan menampakan zuhud tidaklah lagi ia berlaku
sebagai mutiara. Zuhud bukanlah hidup miskin, kerana jika ia adalah hidup
miskin betapa banyak orang miskin yang meraih gelar terpuji ini, dan betapa
banyak orang kaya yang otomatis bergelar tamak nan loba.
Zuhud adalah sifat yang setiap
orang bisa meraihnya, tanpa terkecuali si miskin ataupun kaya raya. Ia adalah
sifat terpuji para hamba yang merasai dunia hanya dalam tangannya sementara
hatinya menghadap pada urusan agama. Ia bukan milik seorang alim yang masuk dan
keluar masjid dengan pakaian lusuh dan kumal. Bukan milik seorang dengan harta
hampa lagi papa. Makan dengan sebutir gandum kemudian ia bergelar mulia.
Zuhud sifat terpuji yang tak seorang pun dapat
menilai, melainkan Allah semata. Ia bagian dari rahasia-rahasia kekuatan hati,
jernihnya akal, dan kuatnya azam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar