Pernahkan kita terkesima
tentang seorang insan bernama bayi ??
Saya
mengawali tuisan ini dengan kalimah Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puja
puji hanya teruntuk Allah Tuhan pencipta Semesta Alam. Saya mengawali dengan
perasaan tertakjub atas ciptaanya bernama bayi. Manusia dengan usia belia.
Lemah namun luar biasa.
Sesiapakah
yang tidak heran terhadap bayi, saat dalam perut kandungan ia dapat makan walau
tidak menyuap nasi kepada mulutnya sendiri. Luar biasanya lagi ia tidak buang
air besar ataupun buang air kecil. Ia dapat bernapas dalam ruang perut ibunya
yang sempit.
Jika
dilihat lebih dalam lagi, maka betapa luar biasanya Allah menciptahakn tahapan
bayi mulai dari janin hingga terbentuk bayi secara utuh. Tahapan-tahaan
tersebut tidaklah terjadi secra spontan atau alamiah belaka, namun sangat
terukur waktu dan bentuknya. Tidak lah mungkin sang bayi dengan usia 1 bulan
kandungan memiliki berat 3 kg seperti bayi pada usia 9 bulan. Hal ini tidak
lain dan tidak bukan karena Allah yang mengaturnya agar sang ibu dapat membawa
beban berat bayi yang semakin bertambah dan bertambah, tidak langsung besar
sekaligus.
Kita
tertakjub karena bayi tidak kuasa atau tidak memiliki program yang diatur oleh
diriya sendiri atas tahapan perkembangan dan waktu yang tepat tersebut. Tetapi
Allah lah yang menciptakan program tahapan itu kepada sang bayi dan Dia lah
yang mengatur waktu yang tepat terhadap masing-masing tahapan.
Kemudian
setelah bayi itu lahir kedunia, dengan
kuasa Allah bayi itu bernafas dengan paru-parunya sendiri, menggunakan bahasa
tangisan untuk berkomunikasi, dan sangat peka dengan perasaan orang-orang
disekitarnya.
Kita
tertakjub kembali saat tahapan tahapan kehidupan sang bayi di mulai. Bayi hanya
mengkonsusmsi air ASI dari ibunya selama 6 bulan (lanjut MPASI selama 2 tahun),
diusia 6 bulan ia telah dapat makan-makanan yang lebih bertekstur, diusia 1
tahun ia mampu mengunyah banyak makanan keras. Dan begitu seterusnya. Gigi-gigi
bayi tumbuh tepat pada waktu ia siap makan padahal sang bayi tidak menseting
dirinya untuk menumbuhkan gigi. Usus-ususnya pun disiapkan tepat pada waktunya
kapan makanan berat bias di cerna dalam perutnya. Sungguh luar biasa.
Diusia
yang telah Allah programkan ia dapat merangkak, meniti dan berjalan. Andai saja
urutan-urutan itu tidak benar pasti terjadi kelainan pada sang bayi. Dan yang
maha mengetahui urutan dan tahapan itu adalah yang Maha Menciptakan. Sehingga
programnya pasti tepat, dan tentu pasti benar.
Dan masih
banyak sekali detail-detail mengagumkan dalam penciptaan manusia ini hingga
jika ditulis satu persatu akan sangat panjang dan panjang. Yang terpenting
adalah kesadaran kita sebagai makhluk Allah yang Maha Kuasa. Bahwa semua itu telah Dia
atur dengan akurat dan tepat. Sehingga saat kita melihat bayi, melihat ciptaan
Allah ini, sungguh yang tergambar adalah ayat-ayat kauniyah yang teramat berharga
dan menganggumkan. Hati makin terpancar keiman dan ketakjuban. Makin tunduk dan
makin taat bertaqwa.

Sungguh hebat kuasa Allah...
BalasHapusSungguh hebat kuasa Allah...
BalasHapus